icon

IMG_20120925_212258Seni bukanlah sebuah hasil stagnan, melainkan sebuah proses dan produk dari pemilihan medium yang dibubuhi peraturan atau nilai-nilai tertentu untuk peggunaan medium tersebut.
Kami memilih patung, sebagai bentuk seni yang lugas, bermakna tidak lebih dari bentuk patung itu sendiri. Tentu saja hal ini bisa jadi kompleks, karena masing-masing individu berbeda pemahaman dan penilaian. Mereka mempunyai parameter tersendiri dalam penafsiran harfiah sebuah patung. Bahkan sebuah patung monumental bisa mempunyai ribuan arti untuk satu orang saja. Dari tujuan pembuatannya mungkin berarti sebuah peringatan untuk seseorang, tapi bagi orang yang lain adalah sebuah nostalgia untuk sebuah moment yang sangat berharga baginya.

Patung sangat fleksibel, bisa digunakan sebagai apapun, dan dipadu padankan dengan apapun. Fungsional, dekoratif, maupun berdiri sendiri sebagai sebuah obyek mandiri. Patung bisa menjadi sesuatu, melebur menjadi sesuatu, ataupun bersembunyi dibalik sesuatu.

Kami memilih patung sebagai media penyampaian yang paling sederhana namun memiliki pengartian yang mencakup bahasa apa saja dan dapat diterjemahkan oleh semua kalangan,sehingga siapapun akan dapat menjadi pecinta seni semudah pembuatan patung itu sendiri.

Manusia punya rencana, tetapi Tuhan berkuasa untuk menentukan. Setelah melalui proses berliku melewati episode pencarian jati diri, meskipun masih dalam lingkup seni, kami menyadari bahwa menjadi pematung adalah garis kehidupan yang seharusnya buat kami. Tuhan menciptakan berbagai macam peran agar manusia saling melengkapi. Bekerjasama membentuk sebuah harmoni. Menjadi pematung adalah peran yang tak boleh tidak harus kami jalankan, dan merasa tersanjung, karena hanya satu dari seribu orang yang sanggup dan mampu melalui deru likunya penciptaan karya.

Disinilah kami, berdiri bertumpu kreasi dan berbicara melalui karya. Kami menjadi pematung, bukan karena suka atau terpaksa, tapi karena memang kami dilahirkan untuk menjadi pematung.

facebookmailfacebookmailby feather